Nilai Kesepakatan Kontrak Luis Milla Tidak Jauh dari Jose Mourinho

Nilai Kesepakatan Kontrak Luis Milla Tidak Jauh dari Jose Mourinho

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yoyok Sukawi, menyatakan jika biaya kesepakatan kontrak Luis Milla tak jauh dari juru tak-tik Manchester United, Jose Mourinho.

Luis Milla yang memang sudah berpengalaman wajar minta harga kesepakatan kontrak cukup luar biasa mendekati Jose Mourinho.

Lelaki dari Spanyol ini masih belum juga hadir menuju Tanah Air buat bertemu dengan PSSI.

Pastinya, pertemuan ini guna membicarakan pembaruan kesepakatan kontrak Luis Milla sepanjang 1 tahun ke depan membesut tim nasional Indonesia.

Pada awalnya, Luis Milla direkrut PSSI di Februari 2016 berdurasi kesepakatan kontrak hingga turnamen Asian Games 2018 berakhir Agustus lalu.

Melalui durasi kesepakatan kontrak ini, tak ada pencapaian juara yang didapat oleh bekas bintang Barcelona itu.

Padahal Luis Milla adalah seorang juru tak-tik yang sudah banyak jam terbang.

Juru tak-tik berumur 51 tahun ini pernah menangani tim nasional U-19 hingga U-23 Spanyol, Al Jazira, serta Real Zaragoza.

Pencapaian paling baik Luis Milla adalah menghantarkan tim nasional U-21 Spanyol memenangkan trofi jawara Piala Eropa U-21 2011.

Malahan, para pemain tenar Spanyol seperti David de Gea, Juan Mata, Javi Hernandez, sampai Ander Herrera pernah jadi para pemainnya.

PSSI cuma menanti Luis Milla buat cepat hadir menuju Tanah Air, walau federasi sepakbola Indonesia ini telah berhubungan dengan agennya dari Spanyol.

Tapi dikatakan penilaian biaya yang amat luar biasa dari Luis Milla membikin PSSI harus memutar otak kembali.

“Tinggi banget tarifnya, menyentuh miliar lantaran sesungguhnya ia juru tak-tik yang gajinya mahal, ” tutur Yoyok Sukawi, kala dihubungi media.

Lelaki yang juga menjabat menjadi CEO PSIS Semarang ini ogah mengungkapkan nominal biaya Luis Milla.

Seperti dilansir individu Yoyok Sukawi, biaya melalui Luis Milla sesungguhnya amat tinggi serta PSSI sepertinya sulit buat menurutinya.

“Kalau pribadi, itu terlampau tinggi. Namun jika diberi pertanyaan selaku Exco, tak bisa jawab sendirian. Harus bareng-bareng, ” tutur Yoyok Sukawi.

“Semua orang berkata ini tinggi. Sama Jose Mourinho saja terpaut sedikit, ” tutur Yoyok Sukawi.

Tidak hadirnya Luis Milla sesungguhnya jadi satu problem untuk tim nasional Indonesia.

Sebab, kurang dari sebulan, tim nasional Indonesia bakal menembus Piala AFF 2018 yang bergulir mulai delapan November hingga 15 Desember nanti.

PSSI pun menunjuk Bima Sakti untuk jadi juru tak-tik interim tim nasional Indonesia selama Luis Milla masih ada di Spanyol.

Terpilihnya Bima Sakti pun disebabkan lelaki dari Balikpapan, Kalimantan Timur, ini pernah jadi asisten manajer Luis Milla di tim nasional Indonesia.

Rencananya dalam waktu dekat Komite Exco PSSI bakal melakukan diskusi guna menentukan nasib Luis Milla.

Di dalam diskusi ini pun sekaligus mengumumkan siapa seorang manajer tim nasional Indonesia yang mungkin dijabat oleh Bima Sakti.

“Deadline Luis Milla yang kami beri sudah usai di enam belas Oktober silam, serta ia tak memberi jawaban pada kami, ” tutur Yoyok Sukawi.

“Kalau kami inginnya cepat melakukan diskusi, namun aku pikir kemungkinan Jumat ataupun Sabtu pekan depan ini bakal dimulai. ”

“Lokasinya masih belum tahu. Bisa di Medan, Jakarta, Semarang, ” tutur Yoyok Sukawi.

Leave a Reply