5 Bintang yang Karirnya Meredup Usai Gabung Liverpool

5 Bintang yang Karirnya Meredup Usai Gabung Liverpool

Tidak sedikit bintang yang telah hadir menuju Liverpool dan sukses di sana. Selain piala dan gelar, euforia main baik di depan The Kop tentu bakal jadi pencapaian tersendiri untuk bintang.

Walau tidak sedikit bintang yang menjadikan Anfield menjadi rumah mereka, banyak juga yang melakoni masa-masa sukar di sana. Waktu sukar ini malahan dapat membikin bintang perlu pergi dari Merseyside setingkat lebih cepat.

Tersedia tidak sedikit penyebab yang melahirkan bintang tak dapat meraih kesuksesan di Liverpool. Cedera, beradaptasi ataupun tak siap menembus tim seperti Liverpool dapat membuat bintang malah melempem di Anfield.

Berikut ini 5 bintang yang karirnya melempem usai gabung dengan Liverpool menurut berita bola terbaru.

Danny Ings – Produk akademi Bournemouth, Ings lulusan akademi mulai mencuat usai ia gabung Burnley pada 2011. Ia meledak pada kampanye musim 2013-14 dengan menyarangkan 26 goal kala Burnley finis menjadi runner up di Championship untuk mendapat naik kasta langsung menuju Premier League. Atas bantuannya, ia memenangkan bintang paling baik Championship.

Usai di Premier League, Ings bisa main baik dengan menyarangkan 11 goal di liga walau Burnley dipaksa turun kasta. Liverpool lantas mendatangkannya senilai enam, lima juta poundsterling hingga ia masih ada di kasta paling tinggi pada kampanye musim depan.

Ings membikin 9 performa dibawah mantan pelatih Brendan Rodgers dan menyarangkan 3 skor. Rodgers lantas ditendang untuk memberikan jalan pada Jurgen Klopp. Sayangnya menurut http://livescorebolas.com/soccer/italy, Ings dihantam cedera ligamen dibawah pelatih Jerman ini hingga mengakhiri musimnya.

Ia dapat pulih setingkat lebih cepat dari yang diprediksi namun dihantam cedera lutut pada awal kampanye musim baru. Di kala itu, Roberto Firmino bisa menunjukkan dirinya menjadi ujung tombak kunci Klopp dan main luar biasa.

Ings membikin 14 performa untuk The Reds musim kemarin namun biasanya berasal dari kursi pemain pengganti. Kualitasnya tak dipertanyakan lagi namun cedera menghancurkan karirnya di Anfield.

Nuri Sahin – Sahin main keren di Jerman bareng Borussia Dortmund dibawah bimbingan Jurgen Klopp. Sahin ditunjuk jadi bintang paling baik Bundesliga kampanye musim 2010/11.

Sahin pergi dari Jerman dengan gabung dengan tim Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun 2011. Kampanye musim perdananya di Spanyol menurut beberapa media berita bola tak berkesan sebab pemain berposisi gelandang Turki ini cuma membikin 4 performa di liga sebab cedera. Ia lantas ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Liverpool kala dipimpin Brendan Rodgers.

Rodgers terus menurunkan Sahin di luar posisinya dan ia tak dapat memberi dampak di sana. Ia cuma mencatatkan 12 performa di Inggris dan kembali menuju Dortmund usai balik lagi menuju Madrid.

Sahin tidak berhasil membangkitkan balik lagi penampilannya di Jerman dan tidak bisa mendapat tempat inti semenjak keberangkatan Klopp.

Joe Cole – Cole melakoni beberapa tahun paling bagusnya di Chelsea dengan memenangkan 3 piala liga dan pastinya dapat tampil tanpa problema kebugaran. Cedera memang mendatanginya di London Barat, namun hal tersebut dapat diatasi.

Di tahun 2010, tercatat di livescore Cole gabung Liverpool sebab menerima kekalahan kompetitif dari Nicolas Anelka, Florent Malouda dan malahan Salomon Kalou. Ia mendapatkan waktu yang sukar di Anfield sebab cedera kerap mengganggunya.

Cole pernah ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Lille dan main keren di sana namun cedera menghantuinya lagi usai balik lagi menuju Inggris. Cole mengakhiri hari-harinya dengan Liverpool pada 2013 dan gabung tim masa kecilnya, West Ham.

Tapi, karir Cole semakin melempem usai pergi dari Anfield. Cole merupakan satu dari sekian banyak bintang sangat berkualitas di generasinya, namun cedera menghambat dirinya dan tak 1 kali pun meningkat.

Andy Carroll – Liverpool mendatangkan Luis Suarez serta Andy Carroll dengan banderol yang amat expensive di bulan Desember 2011 untuk jadi pengganti Fernando Torres yang pindah. Menurut berita yang beredar di http://sportsholics.com/berita-bola/liga-italia/ tidak sedikit yang didambakan dari Carroll menyusul ia membikin Liverpool menghancurkan rekor transfer tim.

Carroll main keren di Newcastle dan raihan skor nya bisa mengantarkan kesebelasannya mendapat promosi. Pada kampanye musim perdananya di Premier League, Carroll menyarangkan 11 goal di dalam 19 performa hingga musim transfer Januari. Liverpool lantas mendatangkannya untuk jadi suksesor Torres.

Carroll cuma menyarangkan 2 skor untuk Liverpool di kampanye musim ini. Pada kampanye musim selanjutnya, ia tampil reguler namun cuma sukses menyarangkan 4 goal di liga. Suarez jadi bintang level dunia di Liverpool dan Carroll tak terpakai di Liverpool sebab penampilannya tak keren.

Ia ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju West Ham dan statusnya jadi permanen di tahun 2013. Cedera dan performa yang tak stabil membikin Carroll tak dapat main reguler untuk The Hammers.

Jose Enrique – Enrique gabung Premier League pada 2007 saat Sam Allardyce mendatangkannya menuju Newcastle. Ia main keren di St James’ Park hingga menarik atensi kesebelasan yang setingkat lebih besar.

Masih dari artikel yang sama di http://www.sumberbola.co/sepakbola/italia/ mengatakan Enrique gabung Liverpool di tahun 2011 saat dipimpin Kenny Dalglish. 2 kampanye musim perdananya lumayan mengesankan namun kehadiran Brendan Rodgers merubah nasibnya.

Enrique tak dicintai dan karirnya di Liverpool melempem. Enrique lantas gantung sepatu di tahun 2017 sebab cedera lututnya tidak juga pulih.

Keeper Barca: Madrid Masih terus Dahsyat Tanpa Ronaldo

Keeper Barca, Marc-Andre Ter Stegen menyatakan Real Madrid masih terus bertindak sebagai musuh yang solid kompetisi musim 2018/19 ini. Meski, sang pesaing telah enggak diperkuat oleh super star Cristiano Ronaldo.

Pada permainan El Clasico kompetisi musim ini, Ter Stegen memang enggak bakal meladeni Ronaldo lagi. Lantaran, pesepakbola menginjak umur 33 tahun mengambil keputusan untuk hijrah dari Madrid serta mendapatkan pinangan Juventus. Ronaldo dikontrak 4 kompetisi musim oleh Juve.

Kehilangan Ronaldo bisa dipastikan bakalan mereduksi power Madrid. Lantaran, sejauh bersatu dengan kesebelasan yang berasal dari pusat kota Spanyol, Ronaldo senantiasa bertindak sebagai faktor pembeda di tiap kompetisi musim. Kemunculan mantan Sporting CP bertindak sebagai jaminan skor untuk klub Madrid.

Tetapi, Ter Stegen enggak melihat Madrid dengan sebelah mata walaupun telah enggak lagi disolidkan Ronaldo. Jadi sebuah skuat, Madrid senantiasa bakalan menjadi lawan yang tangguh.

Ter Stegen enggak mementahkan bila Ronaldo ialah dalang inti penampilan Madrid. Tetapi, keeper berkewarganegaraan Jerman juga menaksir football Madrid dimainkan dengan kolektif. Kedalaman Madrid jua enggak bakalan anjlok.

“Aku merasa mereka mempunyai skuat yang mengagumkan. Kayak tahun kemarin, sama halnya dengan Barcelona
. Kontra Madrid dengan atau pun tanpa Ronaldo bakalan mirip sulitnya, ” ucap Ter Stegen.

Sehabis ditinggalkan Ronaldo, Madrid masih enggak menjalankan gebrakan di jendela transfer jendela transfer musim panas 2018. Enggak terdapat nama raksasa yang ditandatangani, walaupun sejumlah pemain superstar dilaporkan bakalan bergabung.

Leave a Reply